Posting Terbaru
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label PUSTAKA AFKAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUSTAKA AFKAR. Tampilkan semua postingan

cinta dinegeri seribu adzan


Cinta…..Sungguh mudah mengucapkan kata-kata itu dengan bibir. Tapi  apakah kita benar-benar mengerti arti kata cinta, atau maknanya sebuah cinta?

Cinta itu bagai sebuah misteri, ia datang tanpa diundang dan kadang berlalu begitu saja meninggalkan duka. Tak jarang orang mengaku cinta, tapi sebenarnya hanya kata-kata palsu saja yang terucap.

Cinta itu sebuah rasa  yang tersirat dalam hati. Hari ini kita memiliki cinta, esok atau lusa dia tak bersama kita. Cinta adalah ilusi jiwa yang terekam dalam memori di dalam hati manusia. Dengan cinta dunia terasa gemerlap, tanpa cinta dunia akan menjadi gelap.

Ada cinta, pasti ada penciptanya. Siapakah pencipta cinta itu? Dialah pemilik cinta sejati  Ilaahi Robbi… kepada-Nyalah kita pasrahkan hati dan kita sangkutkan jiwa, karena hanya Dia lah pemilik cinta yang hakiki. Cinta Allah itu adalah cinta yang tidak terbatas. Hakikat dan besarnya tidak bisa dipersamakan dengan cinta siapa pun.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, ”Rahmat (kasih sayang)-Ku meliputi segala sesuatu.” (QS Al-A’raf [7]:156).Dia  telah memberikan cinta-Nya yang luas, Sebagai rasa syukur hendaklah kita mentaati-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun.

Bukti cinta Allah telah dicontohkan melalui kehidupan Rosul-Nya Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam. Ketika Malaikat Jibril menceritakan tentang ada umat beliau yang menjadi penghuni neraka, beliau pingsan mendengarnya dan menangis sedih selama beberapa hari. Begitu cintanya Rosulullah shallallahu ‘alayhi wasallam  kepada kita, disaat akhir hayatnya beliau masih mengingat nasib umatnya. Terucap lirih dari bibir beliau …Ummatii, ummatii, ummatii…

Ya Robb pemilik cinta, anugerahkanlah dalam diri hamba rasa cinta dan kekuatan untuk selalu mencintai-Mu dan mencintai utusan-Mu Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam, dan berilah kami balasan cinta, sampai kelak bertemu dengan-Mu di surga firdaus… Aamiiin.

1 komentar

Doa Di Kaki Langit




Doa Di Kaki Langit

Tidak ada alasan lagi bagi ku untuk menunda perintah Mu ya rabbi
Aku bagaikan angan yang melayang tanpa arah dan tujuan.
Karna kutau cinta halal butuh biaya, remuk jantungku melihat teman2 yang bahagia bersama pilihannya

Diujung senja ini kucurahkan segenap pengharapan ku, kuceritakan kepada alam betapa hidupku bahagia tapi didalamnya menderita
Diluarnya penuh semangat tapi didalamnya penuh partomorgana yang belum terjawab.
Tanpa terasa linangan air mata membasahi pipi, kala kutatap senja ini
Hati ku rapuh seakan tak berdaya, disetiap hembusan nafasku ku ada pengaharapan besar yaitu menjadikan mu yang halal bagi ku, ku sunting diri mu dengan cinta dan  air mata bukan dengan harta.

Para malaikat dengarkanlah doa ku lewat senja yang bisu ini
Kutumpukkan sejuta pengaharapan disini.
ku ingin semua menjadi nyata bukan agan yang membuat keindahan dalam setiap pengaharapan.

Akhirnya ditepi pantai dan disisi langit yang tiada berujung ini, ku sampaikan bahwa aku benar benar ingin hidup bahagia dengan mu bukan dengan dia bahkan mereka..hanya kamu

Pante Pirak, 26 Juni 2015
Hamdi Afkar



0 komentar

Keutamaan Bulan Ramadhan dan Puasa Ramadhan


Keutamaan Bulan Ramadhan dan Puasa Ramadhan

Pada pembahasan kali ini, kita akan mengkaji bersama mengenai keutamaan Ramadhan dan puasa di dalamnya. Semoga Allah selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan amal yang saleh.

Keutamaan Bulan Ramadhan

Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih  sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al-Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah [2] : 185)

Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan,”(Dalam ayat ini) Allah ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi ‘alaihimus salam.” (Tafsirul Qur’anil Adzim, I/501, Darut Thoybah)

Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Muslim)
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,”Pintu-pintu surga dibuka pada bulan ini karena banyaknya amal saleh dikerjakan sekaligus untuk memotivasi umat islam untuk melakukan kebaikan. Pintu-pintu neraka ditutup karena sedikitnya maksiat yang dilakukan oleh orang yang beriman. Setan-setan diikat kemudian dibelenggu, tidak dibiarkan lepas seperti di bulan selain Ramadhan.” (Majalis Syahri Ramadhan, hal. 4, Wazarotul Suunil Islamiyyah)

Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah -yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan- saat diturunkannya Al Qur’anul Karim.
Allah ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ – وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ – لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr [97] : 1-3)

Dan Allah ta’ala juga berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3)

Ibnu Abbas, Qotadah dan  Mujahid mengatakan bahwa malam yang diberkahi tersebut adalah malam lailatul qadar. (Lihat Ruhul Ma’ani, 18/423, Syihabuddin Al Alusi)

Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Doa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar sebagaimana dalam Mujma’ul Zawaid dan Al Haytsami mengatakan periwayatnya tsiqoh/terpercaya. Lihat Jami’ul Ahadits, Imam Suyuthi)

Keutamaan Puasa

1. Puasa adalah Perisai

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ

“Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’)

2. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pahala yang Tak Terhingga
3. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Dua Kebahagiaan
4. Bau Mulut Orang yang Bepuasa Lebih Harum di Hadapan Allah daripada Bau Misik/Kasturi

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ . وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى امْرُؤٌ صَائِمٌ . وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ ، وَإِذَا لَقِىَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

“Allah berfirman,’Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah,’Saya sedang berpuasa’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk/kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya’. “ (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Puasa akan Memberikan Syafaat bagi Orang yang Menjalankannya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

“Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata,’Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya’. Dan Al-Qur’an pula berkata,’Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.’” (HR. Ahmad, Hakim, Thabrani, periwayatnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Al Haytsami dalam Mujma’ul Zawaid)

6. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pengampunan Dosa

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Bagi Orang yang Berpuasa akan Disediakan Ar Rayyan

Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama  Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga pembahasan di atas dapat mendorong kita agar lebih bersemangat untuk mendapatkan keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan dengan cara menghiasi hari-hari di bulan yang penuh berkah tersebut dengan amal saleh yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya yang mulia.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Maroji’: Shifat Shaum Nabi fi Ramadhan, Syaikh Salim Al Hilali & Syaikh Ali Hasan Al Halabi dengan sedikit tambahan


0 komentar

RUMAH SINGGAH


RUMAH SINGGAH


Langit terlihat mendung dibalik gunung yang menjadi kebanggaan aceh barat daya, seakan akan enggan menerangi bumi persada ini.
sore itu dibukit puncak ketinggian cot mane lahir banyak cerita yang tidak habis habisnya untuk terungkap. pemandangan alam sore itu sekan tidak bersahabat, awan seakan bersemedi dibalik kabut yang sebentar lagi bertanda hujan akan turun. 
disinilah kutemui banyak cerita tentang hidup, yang tak mampu kulukiskan dengan tangan, dengan anggan yang menjulang tinggi keawan, dibalik resah dan gelisahnya kehidupan dikota ini ternyata masih ada sekelompok manusia yang merasa mempertahan dirinya antara ada dan tiada, kehidupan yang meraka rasakan seakna terbalik dengan kehidupan banyak nya orang. tidak heran jika tempat ini sering orang mengartikan sebagai tempat dimana orang orang Gila/Tidak waras diasingkan,

kutemui banyak cerita tentang meraka disini, ingin rasanya kuberbagi, kuingin merasakan apa yang sedang mereka rasakan, dan ku yakin merasa juga memikirkan hal sama dengan apa yang sedang saya rasakan yaitu bercerita tengatang cinta dan cita cita.
angan seakan melayang ketika kutemui mereka -meraka layaknya anak anak yang tak berdosa disini, ada yang mengis dan ada yang katawa sendiri seakan akan Tuhan sangat berpihak kepada meraka, meraka seakan tidur dalam nyeyaknya kehidupan ini..meraka tidak tau bahwa hari ini adalah penetuan masa yang akan datang, kita selalu berpacu dengan waktu seakan waktu menjadi sesuatu yang sangat misteri yang begitu kejam yang tidak pernah megenal kasih dan sayang. 

Hamdi Se Abad 
20-Juni -2015 

0 komentar

CATATAN RAMADHAN

CATATAN RAMADHAN

Lumrahnya kebanyakan umat islam didunia ini, merasa sangat gembira dengan hadirinya bulan penuh berkah dan maqfirah ini, hampir setiap dunia yang orang merasa ada yang sangat istmimewa dibulan ramadhan ini.
bulan ramadhan tidak hanya menjadi ibadah semata, namun banyak sekali rahasia yang terkandung didalam keindahan bulan ramadhan ini. dalam hal ini penulis hanya mengambarkan beberapa hal kecil saja dalam hikmah bulan ramdhan ini diantara nya adalah:

1. Sebagai sarana sosial
Dalam hal ini penulis bermaksud bahwa ramadhan itu harus diiringi dengan sedekah, maka oleh sebab itu tidak jarang dibulan ini ditemukan banyak sekali orang yang bersedekah sehingga nikmat ramdhan tidak hanya di nikmati oleh pera ulama saja melainnya para parkir miskin da anak yatim sendiri merasakan hal demikian saling berbagi dan saling memberi.

2. Sebagai Bentuk Disiplin Muslim Sejati
Ditengah haru harnya kehidupan ini kita dituntut untuk selalu berusaha lebih maksimal sehingga hasilnya maksimal, maka oleh sebab itu terkadang kita sendiri tidak memiliki waktu banyak untuk isterahat, namun sebagai muslim sejati kita harus dalam keadaan ikhlas dalam melaksankan ibadah dan ketaqwaan kita kepada Allah baik disiang harinya ( puasa) dan Malam harinya, Tarawih, tadarus dan ibadanya lainnya.

maka oleh sebab itu pandangan penulis terhadap nikmat ramadhan tentu memiliki pandangan yang bereda, namun semua itu merupakan bentuk kecintaan kita semua terhadap ramadhan. ramdahan adalah bulan dimana kita diajarkan banyak bersabar, berusaha dan berdoa...Terima kasih
0 komentar
 
Support : Hamdi Afkar
Copyright © 2014. HAMDI ACEH - All Rights Reserved

Log In Blogger